ETIKA BISNIS MEMASANG KABEL INTERNET DI PERUMAHAN

 

Bicara tentang Negara Maritim bernama Indonesia, dengan warga negaranya yang melebihi 250 Juta Jiwa, Tersebar dari Pulau Ujung ke Ujung, Dari Ideologi : Pancasila, Komunis, Islam, Nasionalis , kemudian Politik, Ekonomi, Budaya, Sosial, Pertahanan dan Keamanan Sungguh Sangat luar biasa. Dari Peristiwa Visa Gratis masuk ke Indonesia untuk 169 Negara, Warga Asing yang masuk ke Indonesia dan bekerja sebagai tenaga kasar - yang konon katanya mereka adalah warga kelas tiga dan bekas narapidana. "Ya Allah, Semoga Indonesia senantiasa Aman - Makmur - Damai - NKRI Harga Mati,".

Kali ini saya mencermati kejadian unik di Perumahan saya, bagaimana Provider Telkomsel dengan anak perusahaannya bernama INDIEHOME , dengan serta merta memasang tiang pancang kabel untuk jalur pemesanan kabel internet baru  - fiber optic untuk perusamahan saya. Saya menyambut gembira ternyata ada jalur telkom yang masuk ke perumahan.

Sayangnya, teknis di lapangan yang kurang beradab menurut saya. Yang namanya bisnis ya bisnis, ada pola tata aturan dalam memasang dan menanam tiang kabel. Diantara hal yang wajib dipertaikan oleh Telkomsel, kalau perlu langsung Menteri Telekomunikasi dan Informasi juga perlu memperhatikan sampai detail - detail di lapangan sehingga pekerjaannya menjadi Berkah dan disukai oleh masyarakat sebagai Hablum-minan-nas (Service Excellent).

Berikut ini hal sederhana yang wajib diperhatikan oleh siapa saja prosedur yang mau menggali dan menanam pohon besi untuk kabel data-nya :

  • [ETIKA]
    Ijin Pengurus RT dan RW plus warga yang depan rumahnya hendak digali untuk pemasangan tiang kabel Indiehome . Apabila tidak ijin, maka jangan salahkan warga bila main tindakan secara sepihak dengan menjebol tiang yang sudah dipasang.
  • [KEAMANAN]Pemasangan Tiang Telepon, Tidak di dekat Tiang Listrik. Alasannya coba bayangkan bila hujan deras, lalu ada anak-anak mainan-bersandar di tiang besi yang dekat tiang listrik, lalu terjadi kebocoran arus, maka si anak tersebut tanpa tahu Kesetrum. Hal ini berlaku bukan hanya untuk anak-anak, berlaku juga untuk orang dewasa yang dekat dengan tiang besi tersebut. 
  • [PROSEDUR]
    Prosedur
    penggalian dan penanaman tiang besi.
    Kapan Harus DIgali dan di Tanam
    Berapa meter kedalaman menanam besi
    Berapa jarak Aman - Bagus antar satu tiang dengan tiang lainnya
    Dimana sebaiknya tiang besi ditaruh
    Siapa yang ditunjuk untuk melaksanakan penanaman dan penggalian tiang besi, atau menggali galian misalnya, dan cara menutup galian dengan semen atau cukup dengan tanah? Seberapa aman galiannya? ALat yang dipakai bagaimana? Tingkat pendidikan yang bekerja 
  • [PROFESSIONALISME]
    Idelanya yang melakukan pekerjaan meski borongan, mereka memakai seragam, baju tugas dinas luar, tidak hanya baju asal-asalan dimana bisa jadi sudah sekian hari tidak dicuci, memakai topi dari Sekolah tertentu? Kan itu tidak pro? COME_ON Bagaimana kita bekerja secara professional? 
Belum lagi tentang Complain layanan Internet yang ngadat bahkan sampai satu minggu, padahal pemakai jasa provider Internet tersebut sebagai kebutuhan utama bertransaksi online untuk jual beli barang. Saya pernah mengalami gagal transfer karena sambungan internet tidak bagus. 

Mengutip NAsehat Seorang consultant Bisnis Indonesia : Baik saja tidak cukup, karena Baik itu rata-rata, Bila Anda tidak baik - Bila Anda tidak berkualitas maka Anda akan terhapus. Agar sukses Anda harus Lebih berkualitas, Anda harus Lebih Baik dibanding pesaing ANda, dibanding masa lalu Anda. 

Semoga Ulasan sederhana ini dapat menjadi inspirasi bagi Anda pembaca dan bagi pemangku kebijakan di dunia telekomunikasi dan Internet di Negeri Tercinta Indonesia. 

SELALU ADA KEAJAIBAN DALAM HIDUP 
SELALU ADA HARAPAN 

ILYAS AFSOH | TRAINER MOTIVATOR INDONESIA
TELP SMS WA 0821-4150-2649