HUBUNGAN ANTARA PERISTIWA, REAKSI, DAN HASIL

Setiap hasil yang Anda alami dalam kehidupan (entah itu kesuksesan atau kegagalan, kekayaan atau kemiskinan, keakraban atau keterpisahan, sukacita atau rasa frustasi) merupakan hasil cara Anda bereaksi terhadap peristiwa yang terjadi sebelumnya dalam kehidupan Anda. E (Event) + R (Reaksi) = O (Outcome). Yang artinya, Peristiwa + Reaksi = Hasil. Jika tidak menyukai hasil yang sekarang Anda peroleh, ada dua pilihan dasar yang bisa Anda lakukan.
Pertama, Anda bisa menyalahkan peristiwa (E) atas hasil (O) yang tidak memuaskan. Dengan kata lain, Anda bisa menyalahkan kondisi ekonomi, cuaca, tidak adanya uang, kurangnya pendidikan Anda, rasialisme, bias gender, pemerintah, istri atau suami Anda, sikap bos Anda, tidak adanya dukungan, iklim politik, sistem, dan seterusnya. Sudah pasti semua faktor itu ada, tetapi jika semua itu merupakan faktor penentu, tidak ada yang akan pernah sukses. Untuk setiap alasan kemustahilan, ada ratusan orang yang telah mengalami keadaan serupa dan berhasil.
Banyak orang berhasil mengatasi apa yang disebut faktor-faktor yang membatasi itu, jadi, tidak mungkin faktor-faktor itu yang membatasi Anda. Yang menghentikan Anda nukan kondisi dan keadaan eksternal ̶  ̶ penyebabnya adalah Anda! Kita menghentikan diri sendiri! Kita memikirkan hal-hal yang membatasi dan melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri. Kita mempertahankan kebiasaan yang merusak diri sendiri (seperti minum dan merokok) dengan logika yang tak bisa dipertahankan. Kita mengabaikan umpan balik yang berguna, tidak terus-menerus mendidik diri sendiri dan belajar keterampilan baru, membuang waktu untuk hal sepele dalam kehidupan kita, terlibat dalam gosip tak berguna, menyantap makanan yang tidak sehat, tidak berolahraga, membelanjakan lebih banyak uang daripada penghasilan kita, tidak berinvestasi pada masa depan kita, menghindari konflik yang diperlukan, tidak mengatakan yang sebenarnya, tidak meminta apa yang kita inginkan ̶ dan kemudian bertanya-tanya mengapa kehidupan kita tidak berhasil.
Kedua, Anda sebaliknya bisa mengubah reaksi (R) Anda atas peristiwanya (E) ̶  ̶ keadaan sebenarnya ̶  ̶ sampai Anda mendapat hasil yang Anda inginkan. Anda mengubah cara berpikir Anda, mengubah komunikasi Anda, mengubah gambaran yang ada dalam pikiran Anda (bayangan Anda tentang diri sendiri dan dunia) ̶ dan Anda bisa mengubah sikap Anda (hal-hal yang Anda lakukan). Karena memang hanya itulah yang bisa Anda kendalikan. Sayangnya, kita terperangkap dalam reaksi terkondisi kita ̶  ̶ kepada pasangan kehidupan dan anak-anak kita, kepada rekan kerja kita, kepada pelanggan dan klien kita, kepada murid kita, dan kepada dunia pada umumnya. Anda harus memperoleh kembali kendali atas pikiran, bayangan, impian dan lamunan, serta sikap Anda. Apa pun yang Anda pikirkan, katakan, dan lakukan perlu disesuaikan dengan niat dan tujuan, nilai, dan target Anda. 

Ditulis ulang dari buku "The Success Principles"

Pelatihan Hipnoterapi Basic dan Advanced Surabaya
Soho Office Lt. 2 Surabaya
Jl. Ketintang Baru III/79 Surabaya
Tanggal 10-11 Agustus
Pendaftaran 0821.4150.2649
www.hipnoterapisemarang.net

Pemasangan jaringan internet

No comments:

Back to Top