Kenapa Anak Mogok Sekolah Kuliah dan Solusinya

Penyebab Anak tidak mau berangkat sekolah, Ngaji, Mondok, atau kuliah di Indonesia berdasarkan temuan saya di lapangan sebagai orang tua, hipnoterapis, Trainer, Motivator, Family Coach dapat dijabarkan sebagai berikut :

  1. Anak dibully oleh temannya (dirundung)
    Area pem-buli-an atau sasaran bullly diantaranya faktor fisik seperti gendut, gemuk, kurus, ceking, cebol, pendek, pesek, pincang, kulit hitam, dan hal lainnya. Ejekan, hinaan, panggilan yang tidak pantas tanpa disadari oleh pembully bahwa hal itu menyakit hati, pikiran, perasaan korban bully.

    Beda anak, beda respon. Bagi anak-anak yang kuat secara mental, akan menjadikan bullian sebagai guyonan, candaan, dan keakraban. Tetapi bagi anak-anak yang lemah mentalnya dan tidak punya teman - mentor- keluarga - guru sebagai tempat mencari solusi maka dampaknya sangat buruk, berakhir dengan percobaan bunuh diri.

    Hal ini dialami seorang siswa di Australia berusia sembilan tahun, beritanya viral bagaimana ia ingin bunuh diri karena sering dihina "Cebol" oleh teman-teman sekolahnya. Orang tua sang anak dalam video yang diunggah mengatakan dengan penuh kesedihan dan tangis, "Tolong, Bullying itu menyakiti aku, anakku, keluargaku, ajari anak-anakmu untuk tidak membully," disertai amarah.
    .
  2. Anak Kurang Perhatian (Tangki cinta kurang sempurna)
    Anak menjadi sering bermasalah dengan sering bolos sekolah, mogok sekolah, bikin ulah di sekolah, tidak mengerjakan PR apabila ditelusuri dengan seksama kareana seorang anak tidak mendapatkan tangki cinta secara sempurna.

    Tangki Cinta anak terbagi menjadi 5 Bagian : 
    a. Sentuhan Fisik 
    Setiap anak ingin dibelai oleh orang tua, pelukan, sentuhan fisik sebagai bukti cinta kepada anak, ciuman, elusan, belaian,

    Setiap hari Kita membutuhkan empat pelukan untuk bertahan hidup, delapn pelukan untuk hidup sehat, dua belas pelukan untuk bertumbuh, awet muda, bahagia, - Virginia Satir
    b. Hadiah
    Pemberian tidak selalu harus benda-benda mahal dan bagus, hadiah dapat diwujudkan berupa barang-barang kecil yang diberikan secara tulus. Misal mobil-mobilan murah seharga Rp 50.000 yang dijual di pesawat, cemilan stick Surabaya, 

    c. Waktu berkualitas kedekatan berkualias bersama anak dengan intensitas yang sering disertai kedekatan emosi antara anak dan orang tua. Saya mendapati beberapa anak bermasalah karena orang tua sering kerja luar kota.
    .
    d. Pelayanan Arti pelayanan kita membantu anak melakukan sesuatu untuknya, yaitu pelayanan dalam batas wajar. Contoh membantunya menyelesaikan tugas sekolah, membantu membuat desaian mainan yang ditonton dari youtube.
    .
    e. Pujian dan kata-kata positif - dukungan  
    Memuji anak dengan tulus dan spesifik menjadikan tangki cintanya penuh. Pujian secara khusus terhadap sebuah hal akan mempekuat anak mengulangi lagi di lian waktu, "Wow hari ini dirimu Sholat berjamah di musholla tepat waktu, bagus sekali nak,"
    .

  3. Tujuh hal tak terduga yang memicu anak malas berangkat sekolah : 
    1. Guru (Ustadz -Dosen)  Galak dan Tidak Bersahabat
    Ada yang memang bawaan seorang pengajar itu galak, keras sifatnya dan tidak ada lembut-lembutnya, namun ada juga seorang pengajar yang marah besar ketika muridnya melakukan pelanggaran dan tidak taat aturan - bikin masalah.

    2. Tidak punya teman akrab
    Ada anak yang mudah bergaul dan akrab dengan orang-orang baru, tetapi ada juga anak-anak yang butuh waktu sampai akrab dengan orang-orang baru, keakraban dengan orang baru dapat dilatih dengan mengajarkan building rapport kepada anak-anak.

    3. Shock - Terguncang di suasana kelas/sekolah/kampus/pesantren baru
    Kemampuan adaptasi dan negosiasi merupakan skill dasar wajib siapapun, dan cara belajar terbaik dengan prakteklangsung di lapangan setelah seseorang / anak belajar teori Negotiation and adaptation. Gagal beradaptasi membuat seseorang shock dan terguncang menjadi penyendiri yang berpotensi dibully.
    >
    4. Tempat duduk
    Dalam beberapa kasus di daerah, orang tua yang terlalu mengatur agar anaknya duduk di depan dekat dengan papan tulis/guru, atau memarahi anak karena duduk di belakang dengan berbgai macam alasan menjadikan anak memiliki referensi : Sekolah itu tidak menyenangkan.

    5. Buku dan kelengkapan Sekolah/kuliah/ Mondok
    Tidak memiliki perlengkapan sekolah karena faktor biaya dengan rasa minder seseorang merupakan sesutu yang berbeda. Hal ini kembali kepada tugas orang tua menyiapkan harga diri Anak, Citra diri Anak, (Tunggu link ulasannya)

    6. Jenuh belajar /kuliah / Mondok
    Ada moment ketika anak bosan belajar, entah karena merasa penuh dengan tugas-tugas dan merasa tidak ada waktu bermain, waktu yang terampas, atau guru gagal menyajikan pembelajaran berkualita s menyenangkan bagi anak. State Curiosity of Learning.

    7. Belum bayar iuran sekolah / ditagih
     Siapa yang kuat mendapat kabar, "kamu belum bayar - bilang orang tuamu, segera bayar," Kadang saya berpikir ini institusi sekolah perbangkan menagih kredit macet? Tidak adakah cara yang lebih santun menangih terhadap orang tua yang sedang berusaha keras mengumpulkan biaya demi memenuhi kewajiban? - Bagi Anda yang membaca artikel ini, kami siapkan solsui melalui hypnopreneur .
    >
  4. Dipalak
    Modus pemalakan ini menjadi sumber anak enggan berangkat sekolah-mondok-kuliah, dan dipalak dapat menjadi pengalaman traumatis apabila korban tidak menemukan acuan baru untuk menjadi percaya diri dan berani melawan. Secara pribadi saya tidak setuju dengan pemalakan, tetapi kita tinggal di negara hukum (katanya), maka kita tidak boleh main hakim sendiri, ada cara-cara untuk membuat pemalak ini jera.

    Solusi anak dipalak :
    1. Anak dan Orang tua melapor ke Sekolah - Yayasan, memberi kesempatan kepada sekolah untuk menyelesaikan kasus pemalakan, apakah pernah terjadi atau baru kali ini terjadi? Bantu sekolah membuat SOP bila belum pernah mengalami.

    2. Datangi oknum yang memalak korban, "Sampaikan bahwa itu bukan hal yang baik bila diteruskan, mau berdamai atau diselesaikan secara bar-bar?" Ingat bahwa memalak korban artinya siap menanggung akibatnya.

    3. Dilakukan bila cara 1 dan 2, tidak selesai dan berlarut-larut. Ide pihak ketiga. Saya menyarankan Mas Win agar kontak Kasiatin (Pimpinan Perguruan Silat di Daerah Jawa Timur) datang membawa 300 pesilat mendatangi pesantren tempat anak Mas Win mondok, dan meminta anak tersebut keluar seijin pak Kiyai untuk disidang massal, "Kalau kau tersukan perbuatanmu, aku tidak menjamin kamu "pemalak" baik-baik saja berhdapan dengan 300 pesilat yang sudah lapar ini," 
    Ini memang bukan cara terbaik , tetapi tdak ada api bila tidak ada yang menyulut. Sampai artikel ini dibuat, saya tidak tahu, apakah dieksekusi atau tidak ide saya ini.

    4. Bagaimana dengan ide lapor polisi? Ini tindakan kriminal bukan? Apakah dapat diproses secara hukum? Mengapa ada premanisme di negara hukum ini?

Solusi Anak Mogok Sekolah - Mondok - Kuliah 

  1. Bagi Pihak Sekolah - Yayasan - Pesantren
    Pertama : Membuat SOP anak sekolah dari a sampi z, penanganan anak mogok sekolah. Bagi yang sudah punya : selamat , artinya service sekolah Anda Excellence, bagi yang belum punya standat operating procedure Siswa Mogok Sekolah - segera buat atau copy paste upgrade dari sekolah -yayasan lain.

    Kedua : Sekolah _ Yayasan - Pesantren membuat SOP juga terkait pemalakan siswa, melibatkan semua elemen guru -kepala sekolah - komite - polisi - masyarakat dan orang tua - plus siswa dalam suatu tata nilai "STOP PEMALAKAN".

    Ketiga : Sekolah -Yayasan - Pesantren dapat mengagendakan Motivasi Coaching Parenting yang diagendakan rutin apakah bulanan- dua bulan - tiga bulan dan tidak menunggu di akhir semester yang seringnya hal tersebut sudah terlambat. Undanglah narasumber kompeten perihal parenting, semisal kontak Coach Ilyas Afsoh di 0821-4150-2649 Sang penulis artikel ini yang tinggal di Kota Semarang Jawa Tengah, Isnyaallah beliau siap berbagi.

    Keempat :  Terus upgrade diri semua komponen penyelenggara pendidikan minimal 6 bulan sekali sehingga semaki hari semakin sempurna dan benar-benar Service-Excellence.
  2.  Bagi Orang tua
    Inilah solusi yang sangat panjang ketika diketik dalam artikel blog hipnoterapi Indonesia. Pahami bahwa perilaku anak bermasalah memiliki pesan bahwa : Anak dendam dengan orang tua dan menghukum orang tua karena orang tua kerap memaksa anak menuruti kemauan orang tua dan menolak memberi perhatian kepada anak.

    Bentuk
     balas dendam bocah terhadap orang tua , melalui bermacam-macam dari
    _ mempermalukan orangtua,
    _melakukan hal yang tidak disukai orangtua
    _sampai menikah dengan pribadi yang dibenci orang tua.
  3. Bagi Anak Yang Mogok Sekolah
    Langkah Pertama : Apakah hasil akhir (outcome) yang diinginkan dari perilaku anak yang bermasalah itu seperti apa? Tanpa Tujuan jelas, maka sulit bagi kita menentukanlangkah konkret perbaikannya.

    Langkah kedua : Menentukan Sumberdaya Internal dan Eksternal yang dibutuhkan bagi solusi Anak apa saja, apakah perlu ke Hypnotherapist, praktisi NLP , psikiater, ahli kebatinan atau Ulama yang memahami kejiwaan manusia? Atau Life Coaching bersama Ilyas Afsoh Institute?

    Langkah Ketiga : Istiqomah berproses  dengan komitmen, sabar dan Sholat. Sebab persoalan yang muncul itu tidaklah tiba-tiba datang, Sebagaimana itu akumulasi dari perbuatan di masa sebelumnya maka dibutuhkan akumulasi kebijakan untuk mendapatkan hasil akhir (solusi – Outcome) yang diinginkan.

    Langkah keempat : Mengajarkan anak skill set keterampilan leadership, management and networking untuk bekal suksesnya di masa depan. Dan di sela-sela libur sekolah mendaftarkannya Training Public Speaking - NLP - Hypnosis _ Internet Marketing - Coaching - Leadership - Menulis dan berjejaring.

    Langkah kelima : Mendorong anak ikut kelas beladiri, pencak silat Persaudaraan setia Hati Terate PSHT, atau beladiri lain yang tergabung resmi di IPSI, karate, taekwondo, intinya anak punya pelatih beladiri untuk konsultasi dan support system atas permasalahannya.

Studi Kasus Anak SMA Negeri Mogok Sekolah 

Sebut saja namanya Eko - sudah seminggu ini jadwal sekolahnya mulai kacau, yaitu tiap Rabu selalu membolos. Setelah diusut oleh ayahnya, ketahuan Eko takut berangkat sekolah di pelajaran Olahraga Tiap Rabu pagi, pemicunya karena Eko dibully oleh teman-temannya karena gagal melakukan gerakan yang diperintahkan oelh gurunya. Singkat cerita Eko dan ayahnya datang ke basecamp IAI Hypnotherapy. 

Kami lakukan wawancara singkat dengan Eko membangun kedekatan dan building rapport ala NLP untuk hipnoterapi. Selanjutnya sesi hipnoterapi kami lakukan dengan ayahnya menunggu di luar, sebab sang anak tidak nyaman ketika ayahnya ikut menemani di sesi hipnoterapi. Di sesi hipnoterapi ketahuan bahwa EKo protes karena sejak SMP, ayahnya sering tugas luar kota dan jarang menemani di rumah. 

Dan untuk pembullian oleh temannya, kita netralkan emosinya dengan object imagery dan future pasing, plus bonus brain gym hook-up agar EKo lebih fokus dalam belajar. Terakhir saya diskusi dengan ayahnya, Ayahnya dapat menerima penjelasan hipnoterapis, Kabar baiknya, ALhamdulillah : Hari Sabtu sore kami hipnoterapi, hari Rabu nya Eko berangkat sekolah dan mampu bertahan sampai pulang sekolah. 

Pulang sekolah, ayahnya menyambut dengan riang gembira, Alhamdulillah Nak, kamu dapat mengatasi ketakutanmu, Kamu hebat. rabu berikutnya sudah normal kembali. Jadi pada kasus ini satu sesi hipnoterapi selesai. 

Anak Merupakan Hasil Program dari Orangtuanya,
Apabila Anak Bermasalah maka Ubahlah Orangtuanya.
Presupposition Anak Unggul.  

Beda Anak, beda Treatment 

Kasus lainnya, sebut saja Tio. Remaja sekolah swasta di Kota saya tinggal, yang sering mbolos sekolah karena tidak suka dengan guru sekolah mata pelajaran tertentu. Setiap ganti tahun pelajaran sejak kelas 1 SMA, naik kelas dua, naik kelas tiga, ada saja kasus yang memicunya mogok sekolah di hari tertentu - Sumbernya satu : Tidak suka dengan guru x yang galak. 

Usut punya usut, ternyata pemicunya karena sejak kecil Tio sudah ditinggal pergi oleh ayahnya (Meninggal), ditambah dengan kemanjaan harta -duit berlimpah dari ibunya yang direktur keuangan di perusahaan. Membuat Tio, pandai memanfaatkan moment, Tio janji sekolah kalau Tio dibelikan A -B - C - D yangharganya tidaklah murah. 

Di sini, kami berlakukan bukan hanya hipnoterapi, plus terapi perilaku dengan buku halus, treatment mandiri disiplin mencuci piring di rumah, menyapu rumah, dan hal itu tidak pernah dilakukan karena Tio punya pembantu dan ketidaktegsan mamanya. 

Life Coaching kami berlakukan dimana Tio wajib datang 2 Jam dalam sebulan di basecamp IAI Coaching Indonesia, namun lagi-lagi hanya berjalan dua sesi, selanjutnya kembali Tio berulah. Begitulah manusia dengan segala keunikannya. Namun kami tidak menyerah, kami terus memberikan support terbaik agar transformasi Tio dapat berlangsung optimal. 

Ratna Sisiwi SMA Negeri yang Mogok Sekolah 

Ratna merupakan gadis manis di SMAN 11 Semarang, dibawa orang tuanya ke Hotel Ibis Semarang saat kami ada Training NLP. Ibunya mengeluh anaknya tidak mau berangkat Sekolah, maka kami serahkan ratna ditangani Pak Latief - IAI Trainer NLP. 

Bagusnya Ratna koperatif dan mau cerita semua hal dengan Pak Latief, padahal dengan ibunya komukasi by Line- tidak ada komunukasi verbal- saling diam- Wuh. 

Singkat cerita, satu sesi hipnoterapi plus penyadaran diri Ratna tetang konsep berbakti pada orang tua membuat Ratna sadar dan siap berubah. Sebulan kemudian Ibunya datang ke Basecamp, mengeluhkan kondisi Ratna yang belum optimal, maka saya berikan saran, "Ibu menyepi satu atau dua jam, ibu dengarkan suara hati Ibu, di situ ibu akan mendapat jawaban,"

Dua bulan kemudian di event Publik, Pak Latief ketemu dengan Ibunya Ratna,
"Bagaimana Ratna Bu?"
"Alhamdulillah, lancar Pak, Sekolahnya, Terimakasih supportnya," 

Saya akan tutup tulisan ini dengan mengutip Puisi Kahlil Gibran :
Kahlil Gibran on Children
Anakmu bukan miikmu 
mereka adalah putra putri sang hidup 
yang rindu akan dirinya sendiri 

mereka lahir lewat engkau
tetapi bukan dari engkau 

mereka ada padamu, tetapi bukan milikmu.

Berilah mereka kasih sayang, namun jangan berikan pemikiranmu. Karena pada mereka ada alam pikiran sendiri. 

Patut kau berikan rumah bagi raganya, namun tidak bagi jiwanya. Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam mimpi.

Engkau boleh berusaha menyerupai mereka, namun tidak boleh membuat mereka menyerupai engkau.  Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur ataupun tenggelam ke msa lampau.

Engkaulah busur tempat anakmu 
Anak panah hidup ... melesat pergi 
.

Ilyas Afsoh | Hipnoterapis| Tinggal di Semarang

Bacalah Juga Tidur Nyenyak Tanpa Hipnoterapi !

Back to Top