NGAJI ENTREPRENEUR KITAB RIZKI DI MASJID AGUNG SEMARANG rutin saya lakukan setiap hari Jumat Ganjil di Serambi Masjid bersama Bang Ubaid (Ustadz Anas Putra KH Muh Yaslush Allahu Yarcham), kelas baca kitab dilaksanakan setelah usai Ngaji dan Selawatan Nariyah badha Shubuh.
Biasanya setelah Ngaji, Jamaah minum teh hangat dan nyemil sncak yang disiapkan panitia masjid, dan sesi dialog santai bersama Bang Ubaid di jam 06.00 sampai 07.00 wib melayani pertanyaan jamaah laki-laki, atau sekedar ngobrol akrab perihal materi ngaji dan tanya jawab persoalan agama.
Menjelang jam 07.00 saya dan bang ubaid membuka kitab rizki, saya yang belajar membaca kitab - di cek gramatical arab nya secara Nahwu sharaf oleh Bang Ubaid, dan di sini - banyak sekali kesalahan yang saya lakukan saat baca kitab. (sebagai praktikal baca kitab gundul). Alhamdulillah setiap kesalahan dibetulkan dengan sabar dan pelan oleh UStadz.
BANTUAN CHAT GPT
Ngaji Kitab gundul sekarang lebih mudah, dengan modal Artifial Inteligence (AI) seperti Chat GPT - Kita photo halaman nya lalu beri prompt perintah artikan dan berikan ulasan i-rab nya secara bahwu sharaf. Maka hasil ulasan- arti dan irab kata per kata dianalisis oleh AI, sangat detail.
Meskipun AI begitu canggih membantu kita menterjemah dan memahami isi kitab dengan referensi banyak kitab online - tetap membutuhkan verifikasi dan validasi dari seorang pakar di bidangnya - dalam hal ini Ustadz (guru) di bidang Nahwu Sharaf.
Dan beberapa keterangan terkait tafsir, hadist dan keterangan peristiwa lainnya dapat kita cari secara online via google ataupun AI. Kabar baiknya Ustadz Anas juga memberikan rujukanketerangan melalui kitab tafsir yang Ada di tab nya sehingga keterangan ngaji tidak ngawur dan asal-asalan tanpa dasar rujukan ilmiah.
DISKUSI ILMIAH DI SELA-SELA NGAJI KITABURRIZQI
Kami berdua melakukan diskusi dan tanya jawab dengan Ustadz Anas- ketika selesai saya baca, beliau menerangkan dan saya bertanya dengan menggunakan pendekatan mind programming, atau memberikan reframming dan mencari padanan secara neuor-linguistic programming, coaching (Berdasarkan ilmu pemberdayaan diri dan Motivation), kadang overlapping sampai membahas secara quantum dan vibrasi (energi).
melalui tulisan ini saya undang para sahabat pembaca yang tertarik belajar bahasa Arab, ngaji, dan ilmu pemberdayaan diri untuk gabung ngaji secara gratis Tiap Jumat Ganjil di MAsjid Agung Semarang, jam 07.00-08.00 wib.
Meskipun saya sadar bahwa tidak semua orang dapat meluangkan diri di jam-jam kerja hari Jumat pagi, apalagi jika mereka adalah karyawan, pns yang terikat dengan organisasi, perusahaan, pemerintahan. Sepertinya pola ngaji ini cocok untuk pengusaha dan freelancer, dan mereka yang memang mampu freedom mengatur jadwal dirinya. Dan sekarang muncul gambar di awang-awangku Ngaji entrepreneur.
Ngaji itu Tarikan Ilahi
Sampai akhirnya, sampailah saya pada satu presupposisi bahwa untuk mampu ngaji dan belajar Agama secara konsisten- apalagi di usia dewasa - dan gempuran kampanye oarang-orang yang menuduh pengamal syariat dengan Tujuan MABUK AGAMA. Naudzubillah.
saat ini, ketika gerakan - gerakan pencerahan timbul, mereka mengatakan bahwa Agama itu dogma, doktrin dan penjajahan kesadaran, pertanyaannya kalau memang mereka telah tersadarkan mengapa perlu menjelek-jelekkan pengamal syariat agama islam untuk tampil baik? Seolah-olah mereka telah terbebas dari penjajahan kaum ARAB.
Apakah dengan menjadikan spiritualitas sebagai identitas baru dilakukan secara sadar? Apalagi mempertentangkan dengan religiusitas, memang spiritualitas dan religiusitas itu berbeda, tetapi bekankah mereka dapat saling melengkapi?
Lalu dengan identitas baru tersebut sebagai spiritualitas, membutuhkan sesuatu untuk terlihat beda, misalnya dengan menyerang religiusitas - agama yangterstruktur, seolah-olah merasa lebih tinggi dan lebih sadar? Apakah seperti itu sebuah enligment?
Hakikatnya, kedewasaan spiritual yang sejati tidak perlu menjatuhkan jalan orang lain untuk membuktikan jalannya sendiri benar. Itu bukan tanda sudah jauh dalam perjalanan, itu tanda seseorang masih di tengah-tengahnya.
RUANG TRANSFORMASI
Setiap kita dapat memilih ruang untuk tumbuh dan bertransformasi di semesta raya ini.
Tidak semua orang harus berjalan di jalan yang sama, seperti Ngaji entrepreneur tiap juamt ganjil di Masjid Agung Semarang bersamaku.
Tidak harus menemukan makna yang sama melalui pengalaman yang sama. Setiap kita dapat menemukan arti tersendiri melalui pilihan-pilihan jalan spiritual yang dapat kita pilih : Meditasi, Wirid, Muhasabah, Tasawwuf, Dzikir, Hening, Kontemplasi dan Mindfulnes, atau pilihan lain yang tidak terbatas melalui jalan kesadaran.
Kita tidak pernah tahu, benar-benar mengerti perjalanan bathin seseorang.
Maka tidak perlu lah penghakiman itu, menghakimi, judgment terhadap orang lain yang sedang mencari cahaya nya, sejauh jalan itu tidak menyakiti diri dan mahluk lainnya.
Setiap Jiwa berhak kembali kepada esensi sejati dirinya, dengan cara Nya Sendiri pada Waktu Nya Sendiri melalui episode dinamika pembelajaran hidup yang perlu dilaluinya. Menemukan sang Mutiara Hidup bertahta.
Ijinkan perbedaan perjalanan, tanpa harus seragam sama. sadari berbagai macam warna perjalanan, Hidayah - taufiq - Petunjuk - Inspirasi Bahwa kehidupan diciptakan dengan berbagai macam warna dan keindahannya.
AFSOHI | SPIRITUAL HYPNOTEHRAPY INDONESIA - 0896.1065.9643
Kami tunggu kehadiran Anda di Ngaji Entrepreneur Kitab Rizki di MAsjid Agung Semarang