-->
Tampilkan postingan dengan label hipnoterapi kecanduan drama china. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hipnoterapi kecanduan drama china. Tampilkan semua postingan

STOP NONTON DRAMA CHINA (HIPNOTERAPI KECANDUAN)

 STOP NONTON DRAMA CHINA (HIPNOTERAPI KECANDUAN) - berdasarkan obrolan singkat saat malam mingguan sepulang rapat RT di Musholla Sinar Bukit Asri - saya mendapatkan data bahwa drachin begitu dahsyat digandrungi para pria pekerja dari Ojol, petugas keamanan sampai pns di kota Semarang. Semua hampir sama - kecanduan - mojok pegang hape - bukan main judi slot, bukan cari pinjaman online - tetapi NONTON DRAMA CEO MANDARIN. 


Drachin ibarat NArkoba jenis baru  sekali seseorang nonton di aplikasi seperti tiktok lalu mencari di youtube bahkan mendownload aplikasi darama china seperti melolo, drama box, entah apalagi nama aplikasi sepertti we chat, dkk nya karean dipromosikan di berbagai platform maka bersiap-siaplah untuk dihantui iklan dan algoritma drama china. 

Sekilas aku melihat seorang konten kreator mrnyatakan bahwa aplikasi drachin  telah meraup duit 156 Trilyun berasal dari yang subscribe dan berangganan drachin, sungguh angka yang sangat fantastis. Sekaligus ironi, saat kita butuh produktivitas tetapi akal dan waktu kita dijajah dengan sajian valium visual drama china. 

VIRUS DRAMA CHINA SUNGGUH SERIUS !

Era modern ditandai dengan kecanduan, candu porno grafi, judi online, pinjaman online, sekarang drama china online, sungguh alat yang sangat powerfull untuk merusak sebuah generasi. Ada yang bilang kalau emak-emak dulu mewek-mewek melihat drakor - perselingkuhan drama korea berseri dan berjilid-jilid sekarang bapak-vapack disandera drachin. 

Aku juga nonton drachin karena aku tetarik untuk belajar bahasa mandarin, sehingga cukup familiar dengan ungkapan bu kene, semela, wojedao, bu she, lo bao, kunyah, fa, dst kata-kata pendek. Sampai aku sadari saat beberapa orang di tongkrongan dan para hipnoterapis membahas drama china, aku rasa ini problem serius. 

Meskipun aku mendengar kabar bahwa pemerintah China sudah melarang drama cinta CEO kaya raya dengan wanita miskin atau sebaliknya sebab hal ini mengandung pesan salah bahwa untuk menyelesaikan problem kehidupan cukup dengan menikah dengan orang kaya, sementara etos kerja keras, disiplin, isnisatif, dan kerja sama , manajemen sama sekali tidak ditampakkan. 

HIPNOTERAPI KECANDUAN DRACHIN

KAlau dahulu ada hipnoterapi kecanduan masturbasi, pornografi, onani maka saat ini bertambah hipno terapi sembuh dari drama china. Dampak seriusnya adalah produktivitas menurun, menulis blog juga jadi tertunda karena nonton episode sampai 69-99 sekitar satu jam lebih. Produktivitas menurun artinya pendapatan turun artinya MISKIN. 

Langkah pertama lepas dari kecanduan ini : dimulai dari diri sendiri dan keluarga klien tentang pentingnya hidup, perlunya mengakses kesadaran baru, apakah menonton drama china mendekatkan kepada tujuan? Dan bagaimana dampaknya di masa depan bila hari demi hari dihabiskan untuk nonton tontonan tidak bermutu? Stop disandera tiktok / youtube / dll . 

Langkah kedua : ajaklah yang kecanduan drachin untuk rutin berjalan kaki, minimal 30 menit per hari, syukur bisa 1 jam per hari untuk melepaskan dan melemahkan syaraf kecanduan dengan aktif bergerak, mencukupkan oksigen ke otak, Saat olahraga jalan kaki pastikan tidak membawa HP - apalagi sambil nyimak drachin online. 

Langkah ketiga : hubungi hipnoterapi IAIH untuk dijadwalkan sesi terapi lepas drachin, secara offline dan online. KLien perlu bimbingan dan mengerjakan tugas-tugas sebagai pengganti perilaku buruk nonton film pendek online. 

MANAGEMEN DIRI SANGAT PENTING 

Buatlah jadwal harian, apa saja yang perlu dilakukan dalam seharian, tulis di malam hari dan kerjakan sejak bangun pagi. Misalnya seperti ini : 

03.00 : bangun mandi pagi dan tahajud
04.00 : baca Alquran nunggu jamaah sholat shubuh 
05.00 : Wirid baca Sholawat Dalailul Khairat 
06.00 : Streching dan olahraga 
06.30 ; ANtar Anak Sekolah 
07.00 : Sholat Dluha + Jalan Kaki 30 menit 
08.00 : Kerja nulis artikel , buat konten, jawab WA 
11.00 : Break leyeh-leyeh 
12.00 : Sholat Dhuhur + Baca Dalail lanjutan 
13.00 : Belajar BAhasa Arab Inggris MAndarin 
14.00 : Jemput ANak 
14.30 : Buat Power point Training 1 Slide 
15.00 : Sholat Ashar 
15.30 : Baca Buku 
16.30 : Live Online 
17.30 : Persiapan Magrib - Istighotash BAca Yasin Waqiah Almulk sampai Isya 
19.30 : ISya Jamaah - Witir dan sikat gigi . Minum Vitamin malam 
20.00 : Belajar dengan ANak 
21.00 : Tidur 

Ini contoh tidak ada acara nonton Drama China 
kalau mau nonton film dapat diagendakan hari Rabu di XXI Java Mall Semarang 

ILYAS AFSOH - HIPNOTERAPI IAIH INDONESIA 
0986.1065.9643

Jadi Mulai saat ini sadari untuk Stop Nonton Drama China (hipnoterapi kecanduan) 

DRAMA CHINA : NARKOBA JENIS BARU

 DRAMA CHINA : NARKOBA JENIS BARU, sebuah postingan di facebook yang di share sahabatku Mbah Dhani Juragan Lontong Surabaya, di sana disebutkan beberapa alasan kenapa drama china - drachin disebut sebagai jenis narkoba versi baru. 

Alasan utamanya, sekali Anda menonton maka Anda akan ketagihan untuk terus menonton sampai akhir, bahkan beralih ke video lainnya. Ada yang menonton di Tiktok lalu beralih ke youtube - karena tiktok versinya pendek -pendek 3 menitan membuat pemirsa tidak sabar dan beralih ke video panjang. Ada apa ini ?

Dengan menonton Drachin, otak manusia yang haus akan validasi, hidup mewah, dari personal yang menderita tiba-tiba beruntung karena sebenarnya dia adalah anak milyarder terkaya, terlahir kembali dan mendapat kesempatan kedua, atau terlempar ke zaman kuno di zaman kerajaan. Sungguh plot cerita yang banyak didambakan otak manusia yang rindu hidup enak- dan berkuasa. 


DRAMA INDONESIA VS DRACHIN

Aku kira hanya aku yang suka dengan drama china - ternyata tetanggaku juga bercerita perihal drachin yang isinya : cinta, kesetiaan, hidup kaya dan moralitas. Yang benar dan tertindas akhirnya menemukan jalan menang.

Sementara itu ada kritik dan perbandingan antara drachin dengan sinetron Indonesia - Perhatikan sinteron indonesia yang isinya : perselingkuhan, rebutan harta warisan, anak jalanan - gangster, pacaran, kan tidak mutu. Coab cek siapa saja sutradara dan produser sinetron indonesia yang tidak mutu tetapi tayang di layar TV Indonesia- apakah memang itu program pembodohan????

Eh, ada lagi... Cerita di Sinetron bagaimana orang-orang baik - hidupnya menderita, disia-sia, dihina, dikhianati, kan Dhobol juga itu ide sinetronnya. Satu lagi, bagaimana orang baik itu miskin secara harta dan sengsara, sulit cari nafkah. Sementara orang jahat - hidupnya berlimpah harta. Kan ini bahaya bagi program bawah sadar? Maka Wajar jika nonton Sinetron diharamkan. 

  EPIKNYA KISAH DRACHIN

Perhatikan di Drama China yang berbahasa Mandarin itu, kata-kata we shenme, bu kena, hue hue hue, biasanya settingnya tentang kesuksesan hidup, kesempatan kedua dan berjaya di masa yang berbeda, misal terlempar ke masa lalu atau masa depan, melihat dari sudut pandang yang sangat berbeda. Asyik kan? 

Ada juga kisah dewa yang turun ke bumi dan terperangkap dalam tubuh manusia, lalu dia tidak sadar kalau dirinya punya kekuatan dewa, dihina-hina tetapi ujungnya menjadi pahlawan. Plot dan kisahnya selalu asyik dan menarik, milyarde yang pura-pura miskin demi mendidik anaknya, ceo yang pura-pura jadi pengantar makanan - dihina-hina dan menghukum orang yang menghinanya dengan memutus kerja sama perusahaan.

Sebentar, bukankah drama china ini sudah ada sejak film kolosal siluman ular putih white snake legend dan Sun Go Kong Monkey King? Bedanya sekarang lebih brutal -  banyak aplikasi drama china gratisan yang bisa di download bahkan ada yang menawarkan nonton drama dapat duit, Aneh tidak?
Ada apa di balik semua itu?

PEMBUNUH KRAETIVITAS DAN PRODUKTIVITAS 

Dalam sehari kamu nonton Drama china sampai satu jam, dikali sebulan 30 Jam maka ada 30 jam yang hilang sia-sia, sementara kamu kehilangan jam produktive, maka wajar jika kamu menderita dan tidak punya prestasi. Aku jadi berfikir ini ada gerakan terseleubung dan terstruktur untuk membuat warga +62 jadi bodoh dan malas dengan candu drachin - drakor. 

Andai kamu suka dengan drachin, 
Yuk buat prioritas, misal dengan alokasi nonton drama seminggu sekali deh. Batasi. Buat time alarm. dan kosisten - disiplin. Kalu belum bisa, mungkin kamu perlu hipnoterapi untuk melepas kecanduan drama china. 

Solusi lainnya, belilah itu langganan film drama china berbayar dan alokasikan waktu seminggu sekali / sebulan sekali dalam plot 2 jam - maksimal 3 jam untuk nonton film keluarga, dan stop saat film selesai. Hindari menonton film gratisan apalagi bajakan.

Belajarlah dari film yang kamu tonton, misal dengan menulis alur ceritanya di blog seperti ini, apa yang kamu pelajari dari film tersebut : 1. Apakah pesan moralnya, 2. idenya, 3. atau kosakata bahasa Mandarinnya jangan berhenti di kenikmatan menonton tanpa mengambil hikmah.

DRAMA CHINA DAN DRAMA KOREA 

Menurutku keduanya sama saja, punya tujuan tertentu dengan segmen pasar warga Indonesia, entah karena China punya produk murah dan serang warga tiktok, begitu juga drama korea yang disupport negara demi meningkatkan wisata domestik - mengundang turis berkunjung ke Korea. 

Perhatikan totalitas drama china yang suting menggunakan mobil mahal seperti BMW, dan mobil mewah lainnya, hotel mewah, minuman mahal, dan glamour nya kehidupan papan atas yang memberi inspirasi enaknya jadi orang kaya -  menjual imajinasi ala Future Pacing dan Role Model. 

Sekarang, tarik nafas perlahan - tahan dan lepaskan dengan perlahan, ulangi 3x , sadari bahwa Anda punya kontrol diri, kendali pikiran dan penguasaan tontonan, dan tanya ke diri sendiri - Manfaat apa yang ingin aku dapatkan dari Nonton seri drama china ini? Apakah hal ini membuatku lebih kaya raya?

Aku ingatkan diriku, bahwa semalam aku mendapat telpon konferens dari Mentor Financial yang mengatakan bahwa Salah satu membernya kirim kabar , "OOm hotel yang aku incar sudaha terbeli, kalau Oom mau buat kelas dan pelatihan - bisa pakai hotelku."

Ilyas Afsoh 
Founder Hipnoterapi Indonesia IAIH 
wa 0896-1065-9643

Demikian singkat bahasan Drama China : Narkoba Jenis Baru.
Back to Top