Building Rapport Menurut Master Trainer Neo NLP adalah

Pengertian Building Rapport akan saya kupas per kata, ditinjau dari arti Building, Makna Rapport dan penjelasan Building Rapport secara satu kesatuan.

Building Rapport Training Surabaya 0821-4150-2649


Rapport adalah suatu hubungan (relationship) individu dengan individu yang ditandai dengan keharmonisan, kesesuaian, kecocokan, dan saling tarik menarik. Di dalam hubungan group Rapport dimulai dengan persetujuan, kesejajaran, kesukaan, dan persamaan. Bahkan di asyarakat yang majemuk pun jika sudah terjadi persetujuan dan rasa persamaan, timbullah kesukaan terhadap satu sama lain. Sehingga kita dapat mengatakan Harmonis.

Arti lain dari Rapport untuk mencapai komunikasi efektif yaitu membangun keakraban dengan membangun kesamaan;

Sementara itu, pendapat lain menjelaskan bahwa Rapport adalah kemampuan seseorang untuk berhubungan dengan orang lain sebagai salah satu cara untuk menghasilkan kepercayaan dan pengertian; Setelah terjalin saling percaya yang dimulai dengan diterima -disukai, dan hal ini bukanlah proses instans  - sim sala bim.

Sejalan dengan konsep Rapport di atas, bagi orang-orang visual dengan presisi menterjemahkannya sebagai  kemampuan untuk melihat dari sudut pandang orang lain (tidak penting apakah Anda setuju atau tidak) sehingga Anda berpikir dengan cara yang sama dan akan menghargai perasaan satu sama lain. Emosional -Empati - Simpati sebagai emotional inteligence membuat kita lebih menjalin kedekatan dengan pihak lain.

Integritas menjadi pondasi penting dalam membangun Rapport, sebab tanpanya akan sangat sulit dalam membangun kepercayaan, harmonisasi dan kerjasama di dalam suatu hubungan. Maka pribadi efektif yang setia kepada kebenaran dan nurani, tinggi spiritual sangat mudah untuk mencapai klik dengan orang lain.

Demikian uraian singkat yang saya persembahkan melalui Artikel ini dapat memberikan pencerahan bagi Anda yang sedang mencari pengertian Building Rapport ; Rappport ; Pilar NLP sehingga menambah wawasan-pengetahuan tentang membina hubungan, berinteraksi dengan orang lain yang mungkin saja beda pendidikan, latar belakang kehidupan, lingkungan, pendapatan, persepsi, jenis kelamin, sampai beda keyakinan sekalipun.

Tanpa Anda sadari sebenarnya saya pun sedang Building Rapport dengan Anda yang membaca tulisan ini, sehingga sampai sejauh ini Anda terus membaca kata per kata yang secara otomatis menggiring proses hipnosis alamiah, building rapport sangat krusial untuk menembus Critical Factor Klien, entah Anda sebagai penjual, trainer, atau konsultan, profesi apapun diri Anda.

Kadang ada godaan dari diri saya untuk menulis Building Rapport secara teknis secara keilmuan Neuro-Lingusitic Programming kemudian mencantumkan Gelar saya sebagai Master Practitioner Neo  NLP Society. Tetapi saya menyadari bahwa tidak semua pembaca pernah hadir di kelas nlp practitoner, maka  saya memilih menulis dengan ringan saja perihal membangun kedekatan dengan orang lain.

Akhirnya sampailah saya pada satu paragraf untuk menulis "Rapport  : Proses Connection Building" yang dampaknya terjalin komunikasi yang mulus bebas gangguan antara pihak-pihak yang berinteraksi. Atau seperti yang pernah saya ulas ,  Rapport dapat diterjemahkan sebagai proses membangun keterhubungan antara dua pihak sehingga proses komunikasi nyambung, klik, tanpa hambatan.

Studi kasus building rapport dalam mencari jodoh, ada proses pdkt, berkenalan, taaruf- kira-kira itulah contoh membangun hubungan Building Rapport dalam kehidupan sehari-hari. Contoh lainnya ketika Anda hendak menjual produk jasa kepada orang lain - Anda tidak serta merta mengatakan, Ayo belilah produk-jasa saya,"

Bagi Anda yang ingin lebih dalam mempelajari building rapport dapat mengambil kelas sertifikasi NLP, pelatihan NLP, baik online - maupun offline atau kontak saya di nomor 0821-4150-2649, saya siap mensupport Anda.

Dalam pencarian saya untuk mencari solusi komunikasi efektif di keluarga, sekolah, yayasan, pabrik, management, lingkungan, saya menemukan bahwa Building Rapport ini dapat menjadi rujukannya. Beda generasi, beda pendidikan, beda budaya dapat diselesaikan dengan memaksimalkan building rapport melalui mencari persamaan. Contoh dalam berbangsa dan bernegara untuk membina kerukunan dikenalkan persaudaraan se-iman, persaudaraan kebangsaan, sampai persaudaraan sesama manusia.

Baca Juga Artikel Blog Tentang Super Me

Praktek-Praktek Building Rapport :

1. Membangun persamaan melalui predikat dalam pembicaraan/ komunikasi. Chemistri seseorang dapat dilihat dari predikatnya yang dibagi menjadi Visual, Auditori, Kinestetik. Kosakata orang visual sering menyebut kata lihat, perhatikan, amati, jelas. Kosakata Orang Auditori biasanya saya mendengar, suara, terdengar, contohnya, "saya sering mendengar orang berkata,". Sementara orang kinestetik, predikat kalimatnya tentang perasaan atau aktivitas kegiatan.

2. Membangun Kesamaan Gerak fisik - Matching dan Mirorring.
Detail penjelasannya akan saya contohkan melalui video Training Neo NLP Practitioner di bawah ini :


Agar contohnya lengkap, saya hadirkan kelas pelatihan saya di Jogja - Bagaimana komunikasi efektif melalui public speaking workshop secara berpasangan antara Pak Zulkarnain dan rekannya berikut ini : 


Dari praktek di video tersebut, peserta menjadi klik bagaimana dapat conncet dengan orang lain, meskipun belum pernah kenal sebelumnya, belum pernah bertemu sama sekali. 

3. Bangun Kedekatan Melalui Persamaan
Kenapa orang Indonesia ketika Umroh ke Madinah-Makkah mendadak akrab dan ramah dengan jamaah lainnya padahal mereka belum pernah ketemu sebelumnya? Yes, jawabannya karena ada persamaan. Misalnya sama-sama umat muslim, sama-sama orang Indonesia, sama-sama orang Jawa Timur, sama-sama orang Gresik misalnya. 

Sementara cukup sampai di sini artikelnya. 
Ilyas Afsoh - Master Trainer Neo NLP Society
0821.4150.2649
Tinggal di Semarang Jawa Tengah Indonesia. 

Back to Top