-->

Buka Warung Wedang Sereh Rempah di Pasar Mranggen Demak Jawa Tengah Indonesia

 Pengalaman buka warung wedang rempah jahe, Sereh, minuman sehat dengan cara joinan dengan beberapa sahabat- bantingan uang memiliki plus dan minusnya sendiri. 

Keuntungannya : Modal ditanggung bersama, banyak urun rembug, ide-ide dari masing-masing investor, semangat kebersamaan, saling support, meskipun begitu, ada juga sisi lain yang wajib diperhatokan misalnya : kejelasan siapa yang standby dan memastikan operasional berjalan dengan lancar, menggiring pembeli dengan berbagai macam pemasaran, dan kelansungan pertumbuhan konsumen.

Ide-ide seperti jual susu sapi, Susu Telor Jahe, Ide Hipnoterapi Gratis di Lapak Wedangan, sampai buka pijat di teras ruko dengan nggelar tikar, dan ide-ide lainnya sangat banyak bermunculan. 

Dari sisi produk, wedang sereh rempah merupakan minuman baru, karena di masyarakat yang sangat dikenal yaitu Jahe Gepuk, wedang uwuh, kopi lelet, dan minuman sachet yangsebenarnya perlu dipertanyakan apakah minuman sachet tersebut sehat atau tidak? 

Kondisi buka lapak di parkiran ternyata merepotkan, apalagi jika hujan deras, yang warungnya lesehan-langsung ambyar, bubar, pindah ke teras-teras ruko pasar. berbeda bila settingan wedangan menggunakan angkringan tempat duduk. Belum lagi, apakah air hujan langsung habis mengalir atau menggenang? Semua hal tersebut perlu dipikirkan. 

Membuka warung dengan menggunakan gerobak kayu yang sudah siap pakai merupakan solusi, beda dengan tim kami yang buka dengan gerobak es, dimana barang-barang tidak dapat dimasukkan ke dalam gerobak saat pulang. 

Terus begadang tiap malam, selesai warung tutup jam 00.00- sampai rumah jam 00.30, harus mengatur jam tidur dan bagaimana dengan keluarga? Anak-anak siapa yang menemani belajar? 

Semua hal di atas, wajib diselesaikan agar bisnis auto pilot. 

Ilyas Afsoh | Usaha Kuliner Minuman Rempah 
Hipnoterapis Indonesia di Semarang 
0896-1065-9643


Baca Artikel Blog Hipnoterapi Indonesia : Kursus Stir MObil dengan Hypnosis di Semarang

Back to Top