-->

Pak, Anak Saya Cemburu dengan Ayahnya - Parenting_Coaching Family

 1. Become a Coach For Your Own Children

Awalnya saya menerima curhat dari Bu-Melati (Nama Samaran) yang tinggal di Kota Semarang perihal anaknya yang sangat posesif. Anaknya sangat pencemburu terhadap Ayahnya, marah ketika melihat bunda-nya dekat berduaan dengan uminya."Jangan dekati Umi-ku, dia milikku,"  

Anak tersebut bernama Budi (Bukan Nama Sebenarnya), sejak kecil ditunggal berlayar oleh Ayahnya, dan dibesarkan oleh bunda dan kakek-neneknya. Maka meskipun saat ini sudah paham bahwa Budi lahir ke dunia karena punya Ayah Bunda, tetapi Budi saat ini merasa asing dengan Ayahnya. Apalgi perilaku ayah yang suka menggoda Budi, "Ini Cintaku, Aku mau berduaan dengannya," SAmbil memeluk istrinya di hadapan Budi.

Tentu hal ini Sontak membuat Budi marah besar, mengancam bahwa bunda sudah tidak cinta lagi dengan Budi, kenapa bila malam, Bunda tidak lagi tidur dengan Budi malah tidur dengan Ayahnya? Sudah aku mau pergi saja, aku tidak dicintai lagi di rumah ini, dan beragam kalimat yang membuat Bunda-Nya sedih dan mata jadi berkaca-kaca. 

Dalam sesi Self Coaching bersama Ibu Melati - saya ajarkan memasuki Silent Sate - mengakses kebijaksanaan pikiran bawah sadar, (Unconscious Mind) dengan presupposisi : Mintalah fatwa kepada Hati-Mu. 

2. Wise with Conscience (Subconscious Mind)

"Bijaksana bersama Hati Nurani, mengakses Minda Bawah Sadar," "Wahai Pikiran Bawah Sadarku, Bimbinglah aku menjadi kreatif sebagai orang tua menghadapai perilaku Anak-anakku," Sebagian sugesti yang saya ajarkan kepada Bu Melati ketika menjelang Tidur, Solusi akan muncul secara tiba-tiba saat hening/rileks, atau mungkin juga hadir melalui mimpi. Terima Saja dan Manfaatkan. 

Untuk Budi yang masih berusia delapan tahun, saya bantu dengan mind Programming melalui pembimbingan pikiran bawah sadar, imajinasi dan cerita dengan teknik Future Pacing, "Bayangkan Budi saat ini sedang bermain di sebuah Taman, Ada siapa saja di sana?" Budi ingin ditemani oleh siapa?" Saya mulai sugestinya setelah Budi duduk rileks dan mengikuti semua instruksi. 

Budi duduk santai dan sangat menikmati, matanya terpejam, tersenyun menikmati film imajinasi yang saya pandu. Kelopak Matanya bergerak cepat sebagai tanda layaknya seseorang masuk ke kondisi Trance. Video hipnosisi saya rekam dan saya sampaikan kepda Bu Imel. 

"Di taman,a ada Bunda. Adik dan Ayah, kami bermain sepedahan sampai puas, berkeliling taman, membunyikan bel sepeda, Asyik benar," 
"Bagaimana Perasaanmu terhadap Ayah yang menemani Budi bermain??" 
"Aku senang, sayang sama Ayah,"

3. برنامج يطلق سراح الأطفال من إدمان الهواتف المحمولة

 Program Berikutnya yaitu Melepaskan Anak dari Kecanduan HandPhone, main Game - Nonton Youtube secara berlebih, sehingga lupa waktu dan marah ketika HP diminta oleh Orang tua. Dan hal ini bukan hanya masalah Bu Imel- Banyak orangtua lelah menghadapi Anak yang Asyik kecanduan gadget - (Free Fire, Among Us, PUBG, dll). 

"Apakah Anak-anak paham jika dia ketagihan Game, Pahamkah Anak- saat dibilang,"Jangan nge-Game Terus!!! Apakah orangtua menyampaikan dengan nada tinggi, bahkan sampai membanting hp dan rusak? Apakah hal ini berdampak bagi perubahan perilaku Anak?" "Apakah Anda sebagai orang tua sering buka HP jawab WA di hadapan Anak?" 

Dengan pertanyaan seperti, mengurai benang kusut pola asuh Anak di era digital ini. Memang dalam kurikulum internasional anak google dan Microsoft tidak kenal gadget- mereka tahu teknologi di usia dewasa 17/18 tahun. 

Sugesti yang tanamkan kepada Budi,"Mulai hari ini, Budi Nurut sama Bunda, Apapun kata-kata Bunda diikuti, termasuk ketika Bunda bilang, Stop Main Game di HP, Budi boleh mengganti dengan permainan lain selain main Handphone," Dan saya pesan kepada orang tua agar, menghindari sebisa mungkin tidak mengoperasikan gadget di hadapan Anak. 

4. 催眠治疗师作为教练 - Hypnotherapist As Coach 

Saya pernah melihat psotingan seorang Coach Professional yang menurut saya sebuah Candaan, menyebut Seorang Trainer Hipnoterapist dengan Tambahan Coach di depan Namanya. "Ini mau  Training- Hipnoterapi atau Coaching?" Saya menyakini bahwa ada Intensi positif di balik pernyataannya. Tetapi saya tidak ada niat berdebat melalui tulisan pendek ini. 

Ternyata seorang hipnoterapis yang bertemu dengan klien, klien tahunya hipnoterapi untuk melepaskan diri (memberdayakan dirinya), kemudian dalam prakteknya Hipnoterapis di sesi building rapport melakukan intervensi pikiran sadarnya dengan pendekatan NLP Neuro-Linguistic Programming dan Coaching. Bahwa kesempatan melakukan Coaching sangat besar bagi seorang terapist- 

Dan Para Hipnoterapist yang saya kenal, semuanya belajar semua ilmu pengembangan diri, termasuk ilmu Coaching, saya pun mengambil sertifikasi NLP Coach - kemudian LOA Coach dan Self Coaching. Kali ini saya sedang Asyik belajar SELF COACHING berbasis NEW CODE Coaching- Coaching yang terhubung dengan Unconscious Mind - Hati Nurani. 

Ilyas Afsoh - Hipnoterapis PRAHIPTI 
Tinggal di Kota Semarang - Melayani Hipnoterapi Online dan Coaching Online 
HP WA 0821-4150-2649 


Artikel 2013 : Mudahnya Menghipnotis Orang Lain

GENDAM NUSANTARA 919

Back to Top