-->

HIPNOTIS MOBIL BARU TETANGGA

| 7:16:00 AM |
TETANGGA ANDA BELI MOBIL BARU
Apa yang ada dalam pikiran Anda ketika melihat tetangga Anda beli mobil baru? Apakah langsung tertuju kepada pikiran, "ah, paling mobilnya kredit," atau "wah, dapat warisan nih kayaknya, atau "Bonus kantor kayaknya," atau, "kerja kerasnya mereka berbuah manis," 

Terus bagaimana perasaan Anda? Ikut merasa senang dengan nikmat yang didapat tetangga? Atau Anda merasa iri? Merasa kepanasan karena mobil Anda mobil tua atau bahkan karena Anda belum punya mobil? Dan beralasan sekarang banyak taxi online, rental mobil, atau angkutan lain yang lebih mudah?

Apa yang Anda ucapkan kepada tetangga Anda? Atau Anda masa bodoh, bodoh amat dengan urusan orang lain? Disadari atau tidak kejadian tetangga Anda beli mobil merupakan pengalaman eksternal yang mempengaruhi peta internal diri Anda. 

TETANGGAKU BELI AYLA BARU WARNA ORANYE
"Bang, tahu tidak Pak Budi (nama samaran), sejak dia beli Ayla Orange terus papasan sama aku, dia sama sekali gak menyapa, mukanya lurus saja," 

"Lho, kok sama, aku juga dibegituin," 

"Sombong Amat, Pak Budi, baru juga beli Ayla sikapnya kayak gitu, sok-sokan naik mobil, sikapnya berubah," 

"Ya, begitulah manusia, gak usah sakit hati, santai saja, jangan korbankan kebahagiaan mu atas sikap orang lain padamu, gak usah sewot," 

Si BUDI BELI EXPANDER MITSUBISHI
"Pak, sebagai tetangga nya Pak Budi, kapan ya kita diajak naik mobil EXPANDER baru-nya?" 

"Gak Usah Ngarep Buk?" 

"Kadang muncul pertanyaan seperti itu di dalam benakku, walau aku sadar, kita ini siapa tho Pak, teman juga enggak, dekat juga nggak, hanya karena kita satu kompleks perumahan saja, dan satu RT," 

"Nah, gitu aja Buk, dibuat ringan dan enjoy, bersyukur dengan motor tua kita, enak kemana-mana boncengan keruntelan dengan anak-anak," 

"Kapan ya Pak, kita bisa beli mobil?" 

"Iya Bu, ini masih usaha,.masih nabung," 

Si BUDI BELI XENIA SECOND 
"Ma, dulu BUDI pernah bilang, kalau dia sudah punya mobil, mau ngajak JAMAAH ziarah ke makam para wali," 

"Terus?" 

"Kan sekarang sudah beli Xenia baru, kenapa gak ngajak ziarah ya?" 

"Pak-e, pak-e, gak usah nagih janjinya Budi, kalau Pak-e mau ziarah, ya berangkat sana sendiri,. Naik motor atau sewa Daihatsu rame-rame sama Pak Kiyai, gak usah nunggu diajak Budi, mungkin Budi sudah lupa dengan omongannya," 

Si BUDI BELI TARUNA BEKAS
"Senangnya si Budi, bisa beli mobil Taruna, walau second, minimal bisa ngajak keluarganya jalan-jalan, ketika anaknya ngantuk bisa tidur di Mobil, bisa mudik setiap Minggu ke kampung halamannya," 

"Tenang, Bu-Ne, kalau sudah rejeki, jangankan Taruna , insyaallah Kita boleh mobil Honda Mobilio Baru," 

"Duit darimana Pak-e?" 
"Dari Gusti Allah," 
"Amin," 

Kehidupan di PERUMAHAN KOTA 
Kurang lebihnya demikian dialog suami istri yang memperhatikan tetangga nya beli mobil baru Avanza,  entah tahun baru tahun ini atau beli baru Innova tapi bekas dari Mobil bekas Semarang 919. 

Diakui atau tidak, ada orang-orang yang menilai orang lain dari mobil apa yang dimiliki, kata sebagian mereka, mobilmu adalah dirimu, seberapa bagus mobil yang kau gunakan, itulah cerminan pendapatnya. Meskipun saya kurang sependapat dengan kalimat tersebut. 

Ada juga orang yang menilai orang lain bukan karena kendaraan yang dinaiki, tetapi berdasarkan hati nurani sebagai insan berakal. Bahwa mobil tidak lebih dari aksesoris duniawi, karena sesuai dengan sabda Nabi, "Attaqwa hahuna," artinya taqwa itu di sini (dalam dada)," 

Si BUDI YANG PENOLONG 
Sungguh mulia hati Budi, dengan Mobil.secondnya dia mengantar tetangganya yang sakit untuk berobat ke Rumah sakit, membantu tetangganya pindahan rumah, dan disewakan sebagai kendaraan catering bagi yang butuh. 

Budi sungguh beruntung, punya mobil second di rumah, terus masih dapat mobil kantor untuk operasional pekerjaannya, meskipun Budi merasa.repot karena mobil kantornya tidak dapat masuk ke.garasi rumahnya yang kecil. 

Hingga suatu ketika, Budi pun dapat ide untuk menggunakan garasi tetangganya yang kosong untuk parkir mobilnya, kebetulan sang tetangga pindah tugas ke luar kota. 

ATURAN PARKIR PERUMAHAN

"Budi ditegur Pak RT, "kalau punya mobil itu ya, harus tanggung jawab, mobil harus parkir di garasi, jangan gunakan jalan kampung untuk parkir," 

Sempat terjadi ketegangan antara Budi dan Pak RT, sampai kemudian disepakati bahwa gang sebelah RT sepanjang jalan dapat digunakan sebagai lahan parkir sebagai solusi, dan tidak parkir depan rumah. 

Meskipun Budi sudah sepakat parkir di lahan yang ditentukan, ternyata ada juga warga Lain yang keberatan parkir di lahan tersebut, akhirnya Pak RT hanya mampu menghimbau, dan menyerahkan kepada masing masing pemilik mobil dan mengingatkan bahwa jalanan bukanlah lahan parkir, jalanan untuk jalan, mobil seyogyanya masuk ke rumah. 

BUDI BONGKAR KAMAR UNTUK GARASI 
Akhirnya daripada ribut dengan warga dan pak RT, Budi mengalah dengan njebol.kamar depan untuk ruang garasi mobil dan rumah dinaikkan jadi lantai dua. 

Hal itu dapat dilakukan, karena Budi punya uang lebih, akan beda bila.Budi budgetnya pas-pasan dan rela mobilnya kena hujan panas di luar rumah, dan dilindungi dengan penutup mobil seadanaya yang dibeli di bengkel Mataram seharga Rp 200ribu. 

Bersambung

GENDAM NUSANTARA 919

Back to Top